Di aplikasi itu dijelaskan profil desa wisata dan sarana penunjang yang ada seperti fasilitas penginapan, kuliner unggulan, hingga potensi wisata budaya.
Pembuatan aplikasi itu, dilatarbelakangi banyaknya destinasi wisata di Bantul yang belum terdaftar dan belum mendapat keputusan resmi dari kelurahan setempat.