
GenPI.co Jogja - Aplikasi Sugeng Rawuh akan diaktifkan Pemerintah Kota Yogyakarta pekan ini.
Aplikasi tersebut berfungsi untuk mencatat dan mengatur kunjungan wisatawan di kawasan Malioboro.
“Mulai pekan ini, Sugeng Rawuh akan digunakan. Ini aplikasi mandiri yang memungkinkan petugas untuk mengatur dan membatasi durasi kunjungan ke Malioboro,” sebut Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi di Yogyakarta, seperti melansir Antara, Senin (1/11).
BACA JUGA: Atur Wisatawan di Malioboro, Pemkot Yogyakarta Buat Aplikasi
Pada akhir pekan lalu, wisatawan yang berkunjung ke kawasan Malioboro membludak.
Karena itu, pihaknya pun memutuskan untuk menggunakan aplikasi Sugeng Rawuh.
BACA JUGA: Pemkot Yogyakarta Terapkan One Gate System saat Nataru
Lewat aplikasi itu, durasi kunjungan wisatawan di kawasan Malioboro akan dibatasi maksimal dua jam.
Untuk kendaraan wisatawan yang diparkir di tempat khusus parkir (TKP) yang sudah disediakan dibatasi maksimal tiga jam.
BACA JUGA: Perhatian, Pemkot Yogyakarta Umumkan Bongkar Pagar Titik Nol
Menurut Heroe, hingga saat ini Malioboro belum memperoleh QR Code dari aplikasi Peduli Lindungi, karena itu pihaknya memutuskan untuk menggunakan aplikasi Sugeng Rawuh.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News