
GenPI.co Jogja - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga memperingati Hari Disabilitas Internasional (HDI) di Gedung Prof. Soenardjo, Jumat (3/12).
Dalam pembukaan, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis), Kementerian Agama (Kemenag), M. Ali Ramdhani mengingatkan semua satuan pendidikan yang berada di Kemenag untuk tidak menolak anak berkebutuhan khusus atau difabel.
Menurutnya, satuan pendidikan seperti raudhatul athfal (RA) sampai perguruan tinggi keagamaan harus ramah kepada anak difabel.
“Justru kita bertanya, sejauh mana kita bisa memberi yang terbaik bagi mereka,” katanya melansir Antara, Jumat.
Ali menganggap anak difabel harus dihargai, dihormati, dan diperlakukan secara adil di lingkungan sekolah.
Karena itu, Kemenag pun memulai menjalankan program sekolah ramah disabilitas bagi sekolah yang berada di bawah naungan Ditjen Pendis.
Saat ini, lanjut Ali, Ditjen Pendis tengah memetakan untuk membangun infrastruktur penunjang bagi difabel yang didampingi pakar disabilitas.
Dengan adanya infrastruktur penunjang tersebut, Ali mengingatkan satuan pendidikan untuk berkomitmen dalam menjaga dan menggunakan fasilitas itu.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News