Dosen UGM Sebut Keberagaman Masyarakat Jadi Tantangan Indonesia

Dosen UGM Sebut Keberagaman Masyarakat Jadi Tantangan Indonesia - GenPI.co JOGJA
Ilustrasi toleransi keberagaman (foto: Pixabay)

GenPI.co Jogja - Dosen Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Faturochman menyebut keberagaman akan kekayaan budaya, serta geografis menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia.

“Kearifan lokal dan berbagai pengalaman akan menjadi sumber daya yang dapat dipelajari untuk mengelola harmoni dan kesatuan psikologis sosial,” ujarnya dalam Webinar Internasional CICP bertemakan “Challenges of Living in a Diverse Society”, yang digelar Fakultas Psikologi UGM, mengutip laman UGM, Selasa (30/11).

Menurut Fatur, jika masyarakat merespons keberagaman dengan toleransi akan menciptakan kedamaian.

BACA JUGA:  Keren Habis! 4 Mahasiswa UGM Sulap Larva Lalat Jadi Pakan Kucing

Sebaliknya, keberagaman dapat menjadi konflik bila tidak ada rasa toleransi di dalam masyarakat.

Dosen FISIPOL UGM, Muhammad Najib Azca, menjelaskan hubungan antara keragaman dengan resolusi konflik.

BACA JUGA:  Top! Dosen Biologi UGM Raih 2 Penghargaan saat Belajar di Taiwan

A Framework for Conflict Analysis dapat terdiri dari profil, aktor, penyebab, dan dinamika yang terjadi pada suatu konflik,” jelasnya.

Menurut Najib, penyelesaian konflik dapat dilakukan lewat mediasi dan negosiasi.

BACA JUGA:  Dokter RSA UGM: Orang Berpendidikan Rendah Rentan Terkena TBC

Sementara itu, Rogelia Pe-Pua dari School of Social Sciences University of New South Wales mencontohkan sistem masyarakat multikultural di Australia.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya