
GenPI.co Jogja - Dokter spesialis paru di Rumah Sakit Akademik (RSA) Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Ahmad Fikri Syadzali, Sp.P, mengungkapkan beberapa kondisi orang yang rentan terkena Tuberkulosis (TBC).
Pertama lansia, menurutnya semakin tua usia seseorang, maka risiko terkena TBC juga semakin besar.
Kedua, orang dengan tingkat pendidikan rendah.
BACA JUGA: Angkat Kesejahteraan Pegawai, UGM Gandeng PT Bank Mandiri Taspen
Menurutnya, orang dengan tingkat pendidikan pendidikan rendah juga memiliki risiko tinggi terkena infeksi TBC.
“Itu (berdasarkan) hasil penelitian,” ujar dr. Fikri dalam talkshow “Painah & Paini: "Kasus Tuberkulosis di Indonesia, No 3 di Dunia" yang digelar RSA UGM, mengutip laman resmi UGM, Sabtu (27/11).
BACA JUGA: Kenalkan Koperasi Modern, Kopma UGM Gelar Olikopsisnas SMA
Dirinya menjelaskan, menurut penelitian, orang-orang yang memiliki tingkat pendidikan rendah cenderung tidak peduli serta enggan mengetahui informasi terkait TBC.
“Mereka cenderung tidak penasaran kepada informasi seperti bagaimana cara penyakit tersebut bisa menular, macam-macam gejalanya, dan lain sebagainya,” tuturnya.
BACA JUGA: Keren! GeNose C-19 UGM Terima Anugerah Indonesia Award 2021
Selain itu, orang yang memiliki tingkat pendidikan rendah juga cenderung enggan mengetahui cara menghadapi TBC.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News