
GenPI.co Jogja - Tiga mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil merancang alat pendeteksi kerumunan menggunakan blimp drone untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Ketiga mahasiswa tersebut antara lain: Dheni Leo, prodi Pendidikan Teknik Mekatronika; Zulhakim Seftiyana Roviyan, prodi Pendidikan Teknik Elektronika; dan Silvia Larasatul Masyitoh, prodi Teknologi Informasi.
Dheni menjelaskan, blimp drone merupakan jenis unmanned aerial vehicle (UAV) berbahan dasar balon udara.
BACA JUGA: Keren, 5 Mahasiswa UNY Buat Sensor Suhu Aliran Lava Gunung Merapi
UAV juga dikenal sebagai pesawat tanpa awak yang menggunakan gaya aerodinamik untuk terbang.
“Pendeteksi suhu tubuh dan peneguran penggunaan masker secara manual, merupakan satu cara penerapan protokol kesehatan di tempat wisata pada era new modern,” jelasnya.
BACA JUGA: Keren Banget, Mahasiswa UNY Ini Bikin E-Commerce Sport Tourism
Namun, metode itu kurang efektif untuk digunakan di wilayah yang lebih luas.
Kinerja Blimp drone sendiri mengacu data geospatial yang digunakan crawling information.
BACA JUGA: Tiga Mahasiswi UNY Terbitkan Buku Braille Cerita Rakyat
Blimp drone terintegrasi dengan cloud system, sehingga data dapat mudah diakses oleh petugas maupun pemerintah daerah.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News