AP I Ajukan Keringanan PBB YIA, Anggota DPRD: Kami Minta Ditolak

AP I Ajukan Keringanan PBB YIA, Anggota DPRD: Kami Minta Ditolak - GenPI.co JOGJA
Wakil Ketua Faksi PAN DPRD Kulon Progo Muntarom Asrori didampingi Bendara FPAN Priyo Santoso dan anggota Budi Utama memberikan keterangan kepada wartawan Senn (6/12). (Foto: ANTARA/Sutarmi)

GenPI.co Jogja - Keinginan PT Angkasa Pura (AP) I yang ingin meminta keringanan pengurangan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PPB-PP) Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) kepada Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dari Rp28,1 miliar menjadi Rp10 miliar harus menemui jalan berliku.

Pasalnya, baru-baru ini Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Kulon Progo, Muhtarom Asrori mendesak Bupati Kulon Progo, Sutedjo, untuk menolak permohonan AP I tersebut.

Menurut Muhtarom, Pemkab Kulon Progo sudah memberikan keringanan pengurangan PBB-P2 sebesar 65 persen dari Rp73 miliar menjadi Rp28,1 miliar sesuai peraturan yang ada.

BACA JUGA:  PT AP I Minta Kurangi PBB P2 YIA, Ini Jawaban Bupati Kulon Progo

Mushtarom mengatakan, Fraksi PAN DPRD Kulon Progo sepakat permohonan keringanan dari AP I itu harus dikaji terlebih dahulu kepada Bagian Hukum Setda Kulon Progo untuk menjadi landasan Bupati Sutedjo memberikan keputusan nanti.

"Kalau nanti Bupati Kulon Progo memberikan keputusan terkait permintaan AP I atas YIA, maka celah hukum tidak terlihat," katanya. 

BACA JUGA:  Pemkab Kulon Progo Didesak Tidak Berikan Keringanan PBB untuk YIA

Mushtarom menilai, alasan AP I meminta keringanan PBB-P2 ke Pemkab Kulon Progo karena dampak pandemi COVID-19, tidak relevan.

Menurutnya, pandemi COVID-19 tidak hanya berdampak pada AP I, tapi juga berdampak pada perekonomian masyarakat dan tidak ada keluhan dan meminta keringanan PBB-P2.

BACA JUGA:  DPRD Kulon Progo Desak Peluang Ekonomi Bandara YIA Serius Digarap

"Ini hanya AP I saja yang mencari alasan agar bisa meminta keringanan pajak,” ujar Mushtarom.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya