
GenPI.co Jogja - Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta Syamsul Azhari, mengklaim Program Kampung Mrican Taqwa dinilai berjalan dengan baik.
Menurut Syamsul program yang didukung lembaga keagamaan dan pemerintah daerah sejak 2016 dianggap mampu meningkatkan aspek spiritualitas dan pendidikan warga di kampung itu.
“Pada tahun ini kami tetap memberikan pendampingan. Saat ini, komitmen yang ditunjukkan warga dan tokoh masyarakat di kampung ini luar biasa,” kata Syamsul.
BACA JUGA: Akhir Semester Gasal, Pemkot Yogya Putuskan Sekolah Tidak Libur
Program Kampung Mrican Taqwa bertujuan untuk menangani permasalahan lokalisasi di kampung yang ada di sisi timur Terminal Giwangan Yogyakarta ini.
Selain Kampung Mrican, Baznas juga menggelar juga menggelar beberapa program pemberdayaan masyarakat di Kampung Sudagaran.
BACA JUGA: Mbagehi Ngluwihi, Cara Berbagi Warga Kampung di Yogyakarta
Sebanyak 12 warga di Kampung Sudagaran, dahulunya beternak babi di bantaran Sungai Winongo.
Mereka pun diajak untuk alih profesi dengan membuka toko kelontong, produksi tahu, hingga membuka kios pasar.
BACA JUGA: Bakal Bantu Promosi, Wawali Yogya Ajak UMKM Urus Izin Kelengkapan
Sedangkan di Kampung Bener, Baznas Kota Yogyakarta melakukan program Kampung Pintar dengan mendirikan perpustakaan, melakukan bimbingan belajar hingga penguatan TKA/TPA. (Ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News