Usai Ketoprak, Sleman Gelar Sosialisasi Cukai Lewat Olahraga

Usai Ketoprak, Sleman Gelar Sosialisasi Cukai Lewat Olahraga - GenPI.co JOGJA
Pemkab Sleman mengadakan sosialisasi cukai rokok melalui olahraga dan budaya kepada komunitas sepeda ontel dan komunitas jemparingan di halaman Kantor Kelurahan Purwomartani, Kalasan. (Foto: ANTARA/HO-Pemkab Sleman)

GenPI.co Jogja - Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengatakan, pihaknya mendapatkan pengembalian cukai tembakau dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp1,6 miliar yang akan dimanfaatkan untuk sosialisasi dalam berbagai program.

Salah satunya sosialisasi dengan Kantor Bea dan Cukai Yogyakarta di halaman Kantor Kelurahan Purwomartani, Kapanewon Kalasan, Sabtu (27/11).

Keduanya berbagi informasi tentang cukai rokok lewat kegiatan olahraga kepada masyarakat.

BACA JUGA:  Naiknya Harga Minyak, Warga di Sleman Diimbau Tak Menimbun

“Selain dana bagi hasil cukai hasil tembakau itu untuk kesehatan, kami pergunakan juga untuk kegiatan masyarakat seperti saat ini dan juga dalam bentuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat tidak mampu, terutama buruh pabrik dan petani tembakau di daerah ini,” ujarnya di Sleman.

Menurutnya, tujuan dari sosialisasi itu untuk menambah pengetahuan, wawasan, dan mencegah terjadinya pelanggaran terhadap cukai tembakau ilegal.

BACA JUGA:  Melalui Seni Ketoprak, Sleman Sosialisasi Cukai Rokok

Dengan begitu, lanjutnya, diharapkan turut membantu mengoptimalkan penerimaan dari sektor cukai tembakau.

Kemudian, dana tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat lewat program kegiatan kemasyarakatan.

BACA JUGA:  Wabup Sleman Tekankan Profesionalisme Bagi Perangkat Kelurahan

“Harapannya dana bagi hasil ini bisa dikembalikan lagi kepada masyarakat dalam bentuk program-program kemasyarakatan sehingga dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat Sleman,” katanya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya