
GenPI.co Jogja - Pemerintah Kota Yogyakarta akan melakukan berbagai upaya untuk memastikan defisit APBD 2022 tidak lebih dari lima persen.
Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan saat ini pembicaraan antara tim anggaran dan badan anggaran terus dilakukan.
Haryadi menyebut untuk memastikan defisit tak lebih lima persen itu salah satunya dengan mengurangi belanja.
BACA JUGA: Sleman Alokasikan Anggaran Tangani Dampak Cuaca Ekstrem
“Kami juga akan mengoptimalkan fungsi pendapatan,” katanya dikutip dari Antara, Sabtu (20/11).
Haryadi mengungkapkan optimalisasi pendapatan ini bisa dilakukan melalui sektor pajak serta retribusi.
BACA JUGA: Bangun Rusun MBR di Yogya, Anggaran Rp19,3 Miliar Dikucurkan
Menurut Haryadi, optimalisasi pajak tak terlepas dari aktivitas ekonomid di Yogyakarta yang sudah mulai menggeliat.
Haryadi mengatakan aktivitas ekonomi yang menggeliat ini salah satunya didukung oleh sektor wisata.
BACA JUGA: DPRD Kulon Progo Soroti Pelanggaran Penambangan di Sungai Progo
“Misal pelaku usaha hotel dan restoran, harus lapor pajak dengan benar,” tuturnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News