Garebeg Mulud, Keraton Yogyakarta Tiadakan Arak-arakan Gunungan

Garebeg Mulud, Keraton Yogyakarta Tiadakan Arak-arakan Gunungan - GenPI.co JOGJA
Ilustrasi – Keraton Yogyakarta tiadakan arak-arakan gunungan dan prajurit dalam perayaan Gerebeg Mulud. (Foto: Media Center Keraton Yogyakarta)

“Miyos Gangsa (keluarnya Gamelan Sekati dari keraton ke pagongan), Kondur Gangsa (kembalinya Gamelan Sekati dari pagongan ke keraton) termasuk udhik-udhik, tidak dilakukan,” ucapnya.

GKR Condrokirono menyebut esensi dari pelaksanaan Garebeg tidaklah hilang yaitu sebagai perwujudan rasa syukur dari raja atas melimpahnya hasil bumi yang dibagikan kepada rakyatnya.

Hal ini adalah bentuk konsistensi keraton dalam melestarikan budaya dalam berbagai situasi. (*)

BACA JUGA:  Lebih Kekinian, Keraton Yogyakarta Kemas Ulang Penyajian Budaya

Video populer saat ini:

Berita Selanjutnya