
GenPI.co Jogja - Gunung Merapi sempat mengeluarkan guguran awan panas dengan jarak luncur maksimal 5 kilometer pada Rabu (9/3) malam.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan awan panas guguran terjadi 5 kali pada Rabu (9/3).
Adapun untuk rinciannya yakni pukul 23.18; 23.29; 23.44; dan pukul 23.53 WIB.
BACA JUGA: Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 1,8 Kilometer, Rabu Ini
Awan panas guguran itu tercatat pada seismogram dengan amplitude 75 mm dan durasi maksimal 570 detik.
“Jarak luncur kurang lebih 5 kilometer ke arah tenggara dan arah angin ke barat laut,” katanya dalam keterangannya, Kamis (10/3).
BACA JUGA: Cari Vila di Lereng Merapi Sleman? Ini Deretan Rekomendasinya
Sedangkan aktivitas pada Kamis (10/3) pukul 00.00 sampai 06.00 WIB, awan panas guguran masih terus terjadi.
BPPTKG mencatat dalam periode itu terjadi 11 kali awan panas guguran dengan jarak luncur maksimal 2 kilometer ke arah tenggara.
BACA JUGA: Jaga Tradisi, Juru Kunci Merapi Lakukan Labuhan di Sri Manganti
Tercatat pula 2 kali guguran lava pijar ke arah tenggara dengan jarak luncur maksimal 800 meter.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News