Tekan Kematian, Kulon Progo akan Sweeping Pasien Covid-19 Isoman

Tekan Kematian, Kulon Progo akan Sweeping Pasien Covid-19 Isoman - GenPI.co Jogja
Petugas mengenakan APD memakamkan jenazah dengan protokol COVID-19 di TPU Tegal Alur, Jakarta, Selasa (29/12/2020). (FOTO: ANTARA/Wahyu Putro A/foc)

GenPI.co Jogja - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kulon Progo akan meningkatkan pengawasan terhadap pasien terkonfirmasi Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri (isoman).

Hal itu dilakukan untuk menekan tingginya kasus kematian konfirmasi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, penambahan pasien terkonfirmasi Covid-19 sejak awal September sampai saat ini di bawah 50 kasus per hari.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kulon Progo Fajar Gegana mengatakan rata-rata kematian pasien terkonfirmasi Covid-19 sekitar dua orang per hari.

"Kami minta camat dan kepala desa benar-benar mantau pasien terkonfirmasi Covid-19 yang isolasi mandiri, sehingga kasus kematian dapat ditekan," kata Fajar Gegana di Kulon Progo, Minggu. 12 September 2021.

Ia mengatakan pengawasan ini bertujuan agar pasien yang tengah isolasi mandiri bisa mendapat penanganan tepat.

Sehingga apabila membutuhkan bantuan tenaga kesehatan, maka pemimpin wilayah ditingkat desa tersebut bisa merekomendasikan agar dipindah ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Rusunawa Giripeni atau langsung ke rumah sakit rujukan Covid-19.

"Kami berharap pasien Covid-19 yang isolasi mandiri bisa tertangani dengan baik dan kasus kematian bisa dicegah. Hal ini dikarenakan tidak menutup kemungkinan pasien Covid-19 yang terlihat baik-baik saja akan berpotensi berlanjut ke sakit yang lebih parah jika tidak tertangani dengan baik," katanya

Berita Selanjutnya

Nusantara