
GenPI.co Jogja - Dalam kunjungan Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pekan lalu, juga meninggalkan jejak kolaborasi kuliner yang dibuat khusus untuk mempererat kerja sama Jabar dan DIY.
Perpaduan makanan khas Jabar, colenak dan makanan khas DIY, gatot menjadi satu di tangan Chef Hardian Eko Nurseto.
Kemudian, Ridwan Kamil yang akrab dipanggil Kang Emil ini memberi nama “Coletot” dari kolaborasi kuliner tersebut.
Tekstur yang kenyal bersatu padu dengan rasa manis sedikit asam dan membuat keunikan Coletot semakin terasa.
Usai meresmikan Jabar Motekar di Jogja Museum Nasional, Rabu (1/12) lalu, Kang Emil beserta Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) DIY, GKR Bendara menyempatkan untuk mencicipi Coletot.
“Makanan ini saya beri nilai sembilan. Kolaborasi makanan khas dua daerah dieksekusi dengan baik. Coletot lahir dari budaya Jabar dan Jawa yang digabungkan. Rasanya bintang lima, harganya kaki lima,” ujar Kang Emil mengutip laman Pemprov Jabar, Rabu (8/12)
Sedangkan GKR Bendara mengaku puas terhadap inovasi kuliner bernama Coletot ini.
Menurut GKR Bendara, lidah orang Indonesia akan cocok untuk memakan Coletot.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News