Polda DIY: Pendapatan Tersangka Video Asusila Capai Rp2 Miliar

Polda DIY: Pendapatan Tersangka Video Asusila Capai Rp2 Miliar - GenPI.co JOGJA
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY Ajun Komisaris Besar Polisi Roberto GM Pasaribu saat konferensi pers di Mapolda DIY, Selasa (7/12/2021). (Foto: ANTARA/Luqman Hakim)

GenPI.co Jogja - Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ajun Komisaris Besar Polisi Roberto GM Pasaribu mengungkapkan, FCN atau S (23), tersangka kasus video asusila di Yogyakarta International Airport (YIA) punya trauma di masa lalu.

“Dari pemeriksaan psikologi bahwa tersangka mengalami trauma masa lalu dan menyebabkan mempunyai perilaku yang menyimpang,” kata Roberto di Mapolda DIY, melansir Antara, Rabu (8/12).

Dari pengakuan tersangka, lanjutnya, trauma di masa lalu jadi salah satu faktor yang membuat FCN bertindak menyimpang dan memutuskan membuat video asusila di YIA.

BACA JUGA:  Periksa Tersangka Asusila di YIA, Polda DIY Libatkan Psikolog

Walau begitu, Roberto tidak menjelaskan trauma yang dialami FCN.

Roberto beralasan, keterangan FCN akan menjadi bahan materi yang akan disampaikan di persidangan.

BACA JUGA:  Lakukan Aksi Asusila di YIA, Polda DIY Tetapkan S jadi Tersangka

“Yang kami sampaikan yaitu alasannya menjadi bagian motif, karena tidak serta merta perbuatan pidana terjadi tanpa adanya motif,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan psikologi, tindakan yang dilakukan FCN juga berdasarkan dorongan hasrat seksual yang menyimpang dan suka memamerkan alat vital di tempat umum.

BACA JUGA:  Marak Aksi Kriminal, Kapolda DIY Minta Samapta Tingkatkan Patroli

“Ada dorongan hasrat seksual saat pelaku melihat lokasi, orang, tempat, maupun waktu yang menarik. Hal ini menjadi pendorong pelaku melakukan aksinya sendiri dengan menggunakan ponsel di dalam Bandara YIA,” jelasnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya