Jawa-Sunda Pernah Berselisih, Sri Sultan-RK Sepakat untuk Bersatu

Jawa-Sunda Pernah Berselisih, Sri Sultan-RK Sepakat untuk Bersatu - GenPI.co JOGJA
Gubernur DIY Sri Sultan HB X (kanan) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan penandatanganan kesepakatan sinergi Yogyakarta-Jawa Barat dalam berbagai bidang. (Foto: ANTARA/Victorianus Sat Pranyoto)

GenPI.co Jogja - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X beserta Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, setuju untuk mempererat persatuan.

Mereka sepakat untuk melupakan masa lalu mengenai sejarah antara suku Jawa dan suku Sunda yang tidak harmonis.

“Kita punya sejarah terkait hubungan Jawa-Sunda yang tidak harmonis, tetapi itu masa lalu, sekarang kita memasuki NKRI. Jadi kita sepakat memulai membangun hubungan persaudaraan untuk persatuan Bangsa Indonesia,” ujar Sri Sultan melansir Antara Kamis (2/12).

BACA JUGA:  Curahkan Hati, Ridwan Kamil Gelar Pameran Lukisan di Yogyakarta

Sri Sultan mengatakan, perselisihan Jawa-Sunda tidak pernah terdaftar di dokumen maupun catatan sejarah.

“Jika kita bicara sejarah, maka sebenarnya Perang Bubat itu tidak pernah ada, ujarnya.

BACA JUGA:  Perkuat Desa Mandiri Budaya, Sri Sultan: Butuh Keterlibatan Warga

Sri Sultan mengatakan, apapun yang terjadi antara Jawa Sunda pada 700 tahun lalu, sudah bukan urusan Bangsa Indonesia lagi.

“Itu sudah terjadi sudah 700 tahun, sudah bukan urusan, saat ini kita berbicara sebagai NKRI. Kenapa kita harus punya dendam yang tidak pernah selesai,” tuturnya.

BACA JUGA:  Terima 44 WBTb, Sri Sultan Ingatkan untuk Lindungi Warisan Budaya

Sri Sultan juga menyebutkan, dengan perkembangan zaman yang maju, dirinya berharap masyarakat dapat melewati rintangan yang menghambat persatuan bangsa.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya