
GenPI.co Jogja - Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan, saat ini tingkat kesehatan masyarakat di kabupaten itu menunjukkan kondisi yang menggembirakan.
Menurutnya, tingkat kesehatan yang diukur berdasarkan Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat Sleman menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun.
“Pada 2018 angka harapan hidup mencapai 74,69 tahun, meningkat menjadi 74,77 tahun pada tahun 2019 dan mencapai 74,81 tahun pada 2020,” katanya saat peluncuran lima layanan terpadu di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman yang bertepatan dengan peringatan HUT RSUD Sleman ke-44, Sabtu (27/11).
BACA JUGA: Walau Anggaran Dikurangi, 7 Jalan di Sleman Selesai Ditingkatkan
Menurutnya, angka itu tak lepas dari faktor perkembangnya teknologi kedokteran yang semakin pesat.
“Untuk mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, RSUD Sleman berkomitmen sebagai rumah sakit modern dan berdaya saing turut memanfaatkan perkembangan teknologi dalam tatalaksana pemulihan pasien,” ujarnya.
BACA JUGA: Naiknya Harga Minyak, Warga di Sleman Diimbau Tak Menimbun
Kustini mengatakan, lokasi RSUD Sleman yang strategis juga menjadi rujukan pelayanan kesehatan bagi masyarakat dari Magelang wilayah timur dan Kulon Progo wilayah timur.
“Berkenaan dengan hal tersebut peluncuran pelayanan kesehatan di RSUD Sleman ini diharapkan akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan RSUD Sleman menjadi lebih memadai dan semakin mendekatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas kepada masyarakat,” tuturnya.
BACA JUGA: Promosikan Wisata, Sleman Temple Run Digelar
Dalam peluncuran di Gedung Pelayanan Terpadu itu, RSUD Sleman menambahkan Pelayanan Hemato Onkologi, Optimalisasi Pelayanan Tuberkulosis Resistan Obat, Optimalisasi Pelayanan Rehabilitasi Medis, Optimalisasi Pelayanan Homecare, Optimalisasi Pelayanan Mata. (Ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News