
“Jangan khawatir hal ini, hanya saja paparannya sejauh mungkin ya harus dicegah, tapi sampai hari ini tidak pernah dilaporkan klaster-klaster baru ini yang terpapar bergejala sedang apalagi berat. Tidak ada, semuanya OTG (orang tanpa gejala),” ucapnya.
Dia juga menekankan, hal terpenting dilakukan pihaknya yaitu vaksinasi yang akan terus dilanjutkan hingga mencapai 100 persen.
"Tidak perlu terlalu dikhawatirkan, setidaknya sampai hari ini banyak kasus-kasus baru itu tanpa gejala, dan sikap Pak Gubernur DIY juga seperti itu," katanya.
BACA JUGA: Bertambah Lagi, 36 Orang Terkonfirmasi Positf COVID-19 di Bantul
Menurutnya, vaksinasi merupakan perisai diri dari penularan COVID-19 di dalam, sedangkan perisai dari luar yaitu taat protokol kesehatan dengan memakai masker.
"Tidak perlu lalu kita mengambil keputusan semua sekolah ditutup gara-gara klaster itu tidak, kita jalan terus. Yang menjadi klaster saja yang ditutup karena kalau kita terus menerus maju-mundur maju-mundur ini kan juga susah," tutupnya. (Ant)
BACA JUGA: Mantul, Bantul Raih Penghargaan Penanganan Kasus COVID-19 Terbaik
Kalian wajib tonton video yang satu ini:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News