Minggu Pagi, Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur 1,8 Kilometer

Minggu Pagi, Lava Pijar Gunung Merapi Meluncur 1,8 Kilometer - GenPI.co JOGJA
Asap sulfatara mengepul disertai guguran material vulkanik dari puncak gunung Merapi di foto dari Desa kaliurang, Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Rabu (20/1/2021). (FOTO: ANTARA/Anis Efizudin/aww)

GenPI.co Jogja - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat Merapi alami 10 kali guguran lava pijar dengan jarak maksimum 1,8 kilometer, Minggu (31/10) pagi.

Kepala BPPTKG Hanik Humaida mengatakan 10 guguran lava pijar itu terjadi pada periode pengamatan pukul 00.00 hingga 06.00 WIB.

“10 kali guguran lava pijar mengarah ke barat daya,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/10).

BACA JUGA:  Erupsi, Guguran Lava Pijar Merapi Meluncur 1,2 Kilometer Pagi Ini

Dalam periode pengamatan itu juga tercatat 43 gempa guguran dengan aamplitudo 3 sampai 32 mm, dan durasi antara 32,2 sampai 132,8 detik.

Sedangkan hembusan sebanyak 10 kali dengan amplitudo 3 hingga 9 mm, dan durasi 13,7 hingga 27,7 detik.

BACA JUGA:  Hotel di Lereng Merapi Sleman, Tarif Mulai Rp300 Ribuan!

Sementara untuk gempa hybrid atau fase banyak terjadi 1 kali dengan amplitudo 3 mm, dan durasi 8,2 detik.

BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor tenggara serta barat daya sejauh maksimal 3 kilometer ke arah sungai Woro.

BACA JUGA:  11 Tahun Erupsi Merapi, BPPTKG Ajak Masyarakat Ambil Pelajaran

Kemudian juga sejauh 5 kilometer ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya