
Ini karena, setiap biro dan direktorat KPK menggelar raker sendiri-sendiri dibanding sekarang yang sudah digabung.
"Jadi bukan seolah-olah itu hal yang baru baut KPK. Nah, sekarang kami satukan jangan setiap biro, setiap direktorat, setiap kedeputian mengadakan raker sendiri-sendiri karena kita satu tujuan," jelasnya.
Sedangkan alasan pihaknya memilih hotel bintang lima, karena besaran tarif seluruh hotel sudah terdampak pandemi.
BACA JUGA: KPK Raker di Hotel Mewah, JAK Yogya: Sudah Hilang Keteladannya
Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H Harefa, menjelaskan sebanyak 55 peserta raker KPK memiliki biaya paket rapat yang sudah disesuaikan dengan Standar Biaya Umum (SBU) di Yogyakarta.
"SBU-nya di Yogyakarta itu antara Rp700.000 sampai Rp1.000.000. Kira-kira paket pertemuannya segitu ya, kami mengikuti itu," tutupnya. (Ant)
BACA JUGA: Mendapat Kritikan, Para Pimpinan KPK Asyik Gowes di Sleman
Tonton Video viral berikut:
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News