Puspaga Kesengsem, Tempat Berlindung Warga Sleman dari KDRT

Puspaga Kesengsem, Tempat Berlindung Warga Sleman dari KDRT - GenPI.co JOGJA
Puspaga Kesengsem Kabupaten Sleman. (ANTARA/HO-Pemkab Sleman)

GenPI.co Jogja - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, Suci Iriani Sinuraya, menyebut jika anak akan berada di dalam kondisi rentan apabila keluarga gagal dalam melaksanakan tanggung jawab mengasuh dan melindungi anak.

"Kondisi ini mengakibatkan anak sangat berisiko mengalami kekerasan, eksploitasi, penelantaran, dan perlakuan salah lainnya," ujar Suci seperti melansir Antara, Rabu (20/10).

Karena kondisi tersebut, lanjutnya, pihaknya akan hadir untuk membantu meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, membantu menguatkan kualitas keluarga dalam bentuk program pendidikan/pengasuhan, ketrampilan menjadi orang tua, ketrampilan melindungi anak, kemampuan meningkatkan partisipasi anak dalam keluarga maupun penyelenggaraan program konseling bagi anak dan keluarga.

BACA JUGA:  Ini Dampak Biologis Memilih Childfree Bagi Perempuan

"Banyaknya permasalahan keluarga yang muncul bagaikan fenomena gunung es, permasalahan yang dapat diketahui hanya sebagian kecil dari puluhan ribu permasalahan yang ada," tuturnya.

Ia juga mengatakan, apa pun permasalahan keluarga dapat merugikan, menyengsarakan, baik fisik maupun mental anak, orang tua maupun keluarga yang terkena.

BACA JUGA:  Hal yang Perlu Dilakukan untuk Dukung Penyintas Kekerasan

Seperti, banyaknya anak korban perceraian karena kasus kekerasan dalam rumah tangga yang sangat berpengaruh terhadap pengasuhan yang sangat buruk.

Karena itu, sejak 2017 Pemerintah Kabupaten Sleman sudah menyediakan layanan untuk keluarga dalam suatu wadah bernama Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), yang berfungsi sebagai layanan satu pintu keluarga, holistik integratif berbasis hak anak.

BACA JUGA:  Lestarikan Dolanan Anak, Yogyakarta punya Cara Kece

"Layanan ini untuk meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengasuh dan melindungi anak serta terciptanya rujukan pengasuhan, pendidikan, kesehatan, perlindungan bagi anak dan orang tua/keluarga guna menunjang tumbuh kembang anak secara optimal," katanya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya