41 Nelayan Bantul dapat Pas Kecil dari Kemenhub

41 Nelayan Bantul dapat Pas Kecil dari Kemenhub - GenPI.co JOGJA
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih secara simbolis menyerahkan Pas Kecil atau surat tanda kepemilikan kapal, sebagai dokumen kelengkapan legalitas perahu motor di bawah tujuh GT bagi nelayan pemilik perahu motor di Bantul, DIY, Selasa (19/10/2021). (ANTARA/Hery Sidik)

GenPI.co Jogja - Sebanyak 41 nelayan pemilik perahu motor di Bantul, menerima Pas Kecil atau surat tanda kepemilikan kapal dari Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan.

"Dengan diterbitkannya Pas Kecil untuk nelayan ini, legalitas kendaraan, legalitas alat tangkap mereka itu sah, sehingga secara hukum mereka aman, ada perlindungan," kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, seperti melansir Antara, Selasa (19/10).

Abdul Halim mengatakan, Pas Kecil dapat berfungsi sebagai agunan atau jaminan, saat para nelayan atau pemilik perahu membutuhkan modal tambahan di lembaga perbankan yang ditunjuk pemerintah.

BACA JUGA:  Menarik, Ada Program dari PLN Untuk Petani dan Nelayan di Yogya

"Cukup Pas Kecilnya itu yang diagunkan mereka bisa mendapatkan tambahan modal, dan BPD (bank pembangunan daerah) siap, dan saya kira bank-bank yang lain siap membantu kredit usaha rakyat (KUR) untuk nelayan," katanya.

Dirinya juga menyebut, Pas Kecil untuk perahu motor kapasitas di bawah tujuh gross tonnage (GT) yang diterbitkan Kemenhub pada tahun ini memang tidak begitu banyak dibanding dengan jumlah perahu nelayan di sepanjang pantai selatan Bantul yang sebanyak 128 perahu.

BACA JUGA:  Tren Kasus Covid-19 Terus Turun, Bantul Terapkan PPKM Level 2

Meski begitu, lanjutnya, pemkab melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul akan terus mendorong pemerintah pusat untuk menerbitkan lagi Pas Kecil perahu motor untuk nelayan lainnya di Bantul yang masih belum menerima sertifikat kendaraan alat tangkap mereka.

"Nanti secara bertahap, sehingga semua perahu nelayan akan diusulkan tiap tahun, bahkan setiap saat agar bisa mendapat Pas Kecil. Jadi ini menyambut era maritim Indonesia, karena DIY utamanya Bantul memiliki laut, maka Bantul harus menyambut dengan persiapan yang matang," katanya.

BACA JUGA:  Waduh, Bantul Hasilkan 400 Ton Sampah per Hari

Abdul juga berharap, dengan fasilitas pemerintah ini mampu meningkatkan produktivitas para nelayan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya