
Rais Dusun Petung Ngadiran mengatakan tradisi ini juag sebagai pengingat bahwa semua yang hidup akan mati.
“Saat membersihkan makam, semua warga pasti datang,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, bersih-bersih makam ini tidak membawa makanan.
BACA JUGA: Sanggar Seni Kertodikromo di Sleman Mulai Berkegiatan Seni Budaya
Setelah selesai pun warga kembali beraktivitas seperti biasa. (*)
Jangan sampai ketinggalan! Kamu sudah lihat video ini ?
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News