Kementan Jalankan Program RPL untuk Mahasiswa Polbangtan YoMa

Kementan Jalankan Program RPL untuk Mahasiswa Polbangtan YoMa - GenPI.co JOGJA
Kementerian Pertanian melalui Polbangtan YoMa mengadakan "workshop" Persiapan Pembelajaran Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) (Foto: ANTARA/HO-Polbangtan YoMA)

GenPI.co Jogja - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) menyebutkan, pihaknya akan memaksimalkan pembelajaran Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dengan memanfaatkan Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan YoMa).

RPL merupakan pengakuan atas capaian pembelajaran (CP) seseorang yang diperoleh melalui pendidikan formal, non formal, informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.

Sedangkan Polbangtan YoMa merupakan unit pelaksana teknis (UPT) di bawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian.

BACA JUGA:  Kementan Gelar Simposium Sayuran Skala ASEAN di Yogyakarta

Mereka mengadakan workshop tentang Persiapan Pembelajaran RPL, Minggu (21/11) hingga Selasa (23/11), untuk memastikan pembelajaran berjalan lancar.

Menurut SYL, peran penyuluh sangat penting dalam mencapai tujuan pembangunan pertanian.

BACA JUGA:  Kementan Genjot Petani Cerdas di Yogyakarta

“Kalian itu sangat penting, kalian adalah ‘Kopassus’ dari Kementerian Pertanian,” sebutnya.

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menjelaskan, RPL dapat memberikan kesempatan yang luas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

BACA JUGA:  Petani Milenial di Sleman Diharap Manfaatkan Teknologi

“Terdapat lebih dari 2.000 tenaga penyuluh pertanian P3K dengan kualifikasi SMA namun sudah memiliki pengalaman kerja antara 11-14 tahun. Ini yang melatarbelakangi kita merasa perlu dilakukan percepatan peningkatan kualifikasi pendidikan melalui program RPL,” ujarnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya