
GenPI.co Jogja - BPPTKG Yogyakarta mencatat Gunung Merapi mengalami tujuh kali gempa guguran pada Senin, 23 Januari pagi.
Sebanyak tujuh kali gempa guguran itu dengan amplitudo 4-8 mm, dan durasi 47,5 sampai 113,4 detik.
Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso mengatakan aktivitas itu tercatat pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB.
BACA JUGA: BPPTKG Yogyakarta Catat Merapi Alami 21 Gempa Guguran, Jumat Pagi
Dalam periode itu juga tercatat 28 kali gempa guguran dengan amplitudo 5-12 mm, S-P 0,4 hingga 0,8 detik, dan durasi 6,7-8 detik.
Adapun untuk tingkat aktivitas Gunung Merapi saat ini masih di level III atau Siaga.
BACA JUGA: Merapi Keluarkan 4 Kali Guguran Lava Pijar, Jarak 2 Km Pagi Ini
BPPTKG menyebut potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km.
Kemudian Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
BACA JUGA: BPPTKG Catat Merapi Alami 5 Gempa Guguran, Selasa 17 Januari
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News