
GenPI.co Jogja - Pemerintah Kabupaten Sleman membuat inovasi layanan kesehatan jiwa untuk warganya di tengah pandemi Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Sleman Cahya Purnama mengatakan layanan ini bernama Program Mata Hati, beripa inovasi kesehatan jiwa yang kompregensif.
“Meliputi upaya promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif,” katanya, Kamis (18/3).
BACA JUGA: Jeli Melihat Peluang, Pria Asal Sleman Ini Jadi Juragan Ikan Koi
Layanan daring ini bermitra dengan United Nations Fund for Population Activities (UNFPA), serta Kedutaan Besar Kanada untuk Indonesia.
Cahya mengungkapkan ini merupakan salah satu strategi mendekatkan layanan psikologi kepada warga terutama remaja.
BACA JUGA: Pelatih PSS Sleman: Gol Cepat PSIS Goyahkan Permainan Tim
“Pandemi dan meningkatnya masalah kesehatan jiwa ini mendorong kami membuat strategi baru,” tuturnya.
Cahya mengatakan layanan ini berupa telekonsultasi daring yang ramah remaja.
BACA JUGA: Kalah 0-1 Atas PSIS, PSS Sleman Wajib Maksimalkan Laga Sisa
“Warga bisa mengakses layanan psikologi tanpa perlu tatap muka,” ujarnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News