
GenPI.co Jogja - Kementerian Lingkungan Hidup RI memberikan Penghargaan Adiwiyata Mandiri dan Adiwiyata Nasional kepada tiga sekolah di Kabupaten Bantul.
Untuk penerima penghargaan Adiwiyata Mandiri diraih oleh SMA Negeri 1 Bantul.
Sedangkan penerima penghargaan Adiwiyata Nasional diraih oleh SMP 2 Srandakan dan SD Sungapan.
BACA JUGA: Hari Natal Tiba, Bupati Bantul: Semoga Pandemi Segera Sirna
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bantul, Ari Budi Santosa pun mengapresiasi ketiga sekolah yang berhasil melakukan kegiatan yang pro dengan lingkungan.
“Pertama, tentang pengelolaan sampah. Kedua, terkait konservasi lingkungan, yaitu penghijauan serta ketersediaan sumber air,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi Pemkab Bantul, Sabtu (25/12).
BACA JUGA: Bupati Bantul Sebut Kegiatan Malam Natal Berjalan Aman dan Lancar
Ari pun berharap sekolah-sekolah di Bantul yang menyandang predikat Adiwiyata harus bisa memproses sampah dari sekolah masing-masing.
“Mulai dari memilah sampah. Yang laku jual bisa dijual, yang organik bisa untuk menjadi pupuk tanaman yang ditanam di sekolah, sehingga residu yang tersisa tidak banyak,” jelasnya.
BACA JUGA: Antisipasi Omicron, Bantul Larang Kegiatan Berkerumun saat Nataru
Sementara itu, guru SMA Negeri 1 Bantul, Yanti mengungkapkan indikator yang pihaknya laksanakan hingga mendapat penghargaan Adiwiyata Mandiri.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News