
GenPI.co Jogja - Tim Disaster Response Unit (DERU) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta melakukan pemetaan wilayah terdampak erupsi Gunung Semeru.
Salah seorang anggota tim Ardian Andi mengatakan pihaknya telah berhasil menjangkau lokasi terdampak dan pemetaan udara.
Ardian mengungkapkan pemetaan ini rencananya akan dipakai untuk validasi rumah terdampak sesuai dengan nama dan alamat masing-masing.
BACA JUGA: Ketum Kagama: Kami akan Sigap dan Aktif Membantu Korban Semeru
Ardian menyebut tim juga melakukan pemetaan kondisi terbaru akibat banjir lahar susulan pada pekan lalu.
“Aliran banjir meluap melebihi tanggung. Apabila ada susulan, kemungkinan ada banyak pengungsi tambahan dari Kampung Kebondeli,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/12).
BACA JUGA: UGM Terjunkan Mahasiswa KKN-PPM ke Semeru
Ardian mengungkapkan perlu adanya alat peringatan dini yang dipasang di sepanjang aliran sungai menuju pemukiman di daerah Renteng untuk antisipasi jika terjadi banjir kembali.
Selain pemetaan wilayah, DERU UGM juga menerjunkan tim psikologi dan kesehatan untuk memetakan berbagai henis penyakit yang banyak diderita oleh pengungsi.
BACA JUGA: Bantu Korban Erupsi Semeru, UII Kirimkan Bantuan Logistik
Ardian mengatakan beberapa penyakit yang dialami di antaranya infeksi saluran pernafasan, diare dan myalgia.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News