
GenPI.co Jogja - Bertempat di Desa Wisata Banyusumilir Outbound dan Perkemahan, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Sleman memberi sosialisasi Senam Sleman Bangkit.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan sosialisasi tersebut untuk “nguri-nguri” (merawat) budaya lewat gerakan senam.
Kustini juga mengharapkan Senam Sleman Bangkit bisa meningkatkan kesehatan masyarakat Sleman.
BACA JUGA: Ajak Hidup Sehat, Pemkab Sleman Ciptakan Senam 'Sleman Bangkit'
“Saya berharap peserta bisa mengajarkan gerakan ke masyarakat, sehingga bisa jadi ikon senam Kabupaten Sleman,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Perwosi Sleman, Siti Baroroh mengatakan, sosialisasi kali ini merupakan yang keempat setelah dilakukan di Ngemplak, Cangkingan, dan Ngaglik.
BACA JUGA: Tegakkan Keadilan, Wabup Sleman Harap Advokat Punya Integritas
Siti mengatakan, Senam Sleman Bangkit merupakan pengembangan dari Senam Sleman Sembada.
Senam ini, lanjutnya, memadukan gerakan tarian Kubro Siswo dan Jathilan dengan gerakan senam.
BACA JUGA: Saluran Pipa Rusak, Pemkab Sleman Kirim Air Bersih ke 9 Dusun
“Kami sudah merevisi gerakan dan musik dari senam sebelumnya, jadi senam ini lebih energik dengan durasi delapan menit,” jelasnya.
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News