Kubah Lava Gunung Merapi Bertambah Tinggi, Ini Penjelasan BPPTKG

Kubah Lava Gunung Merapi Bertambah Tinggi, Ini Penjelasan BPPTKG - GenPI.co Jogja
Ilustrasi - Petugas mengamati guguran lava pijar Gunung Merapi di Wonorejo, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Senin (18/1/2021). (FOTO: ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/hp/pri.)

GenPI.co Jogja - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan dua kubah lava Gunung Merapi sama-sama mengalami penambahan ketinggian.

Hal itu diketahui berdasarkan pengamatan selama sepekan.

"Ketinggian kubah barat daya bertambah sekitar lima meter dan kubah tengah bertambah sekitar satu meter," kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida dalam keterangannya yang dikutip dari Antara, Sabtu (11/9).

Perubahan morfologi Merapi berupa penambahan tinggi kubah lava itu diketahui berdasarkan hasil analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2.

Adapun untuk periode pengamatannya dari 3 sampai 9 September 2021.

Selain bertambah tinggi, menurut Hanik, volume dua kubah lava Merapi juga meningkat.

Volume kubah lava barat daya yang pekan lalu masih sebesar 1.440.000 meter kubik, pekan ini bertambah menjadi 1.550.000 meter kubik.

Sedangkan volume kubah tengah yang sebelumnya 2.842.000 meter kubik menjadi 2.854.000 meter kubik.

Berita Selanjutnya

Nusantara