Ada Klaster di SD, Pemkab Bantul Dorong Vaksinasi Anak 6-12 Tahun

Ada Klaster di SD, Pemkab Bantul Dorong Vaksinasi Anak 6-12 Tahun - GenPI.co JOGJA
Ilustrasi - Kegiatan pencanangan vaksinasi COVID-19 untuk anak atau pelajar berusia 12-17 tahun di Kota Yogyakarta, pada Selasa (13/7/2021). (FOTO: ANTARA/Eka AR)

GenPI.co Jogja - Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih mengatakan, pihaknya sedang mempercepat vaksinasi.

Salah satunya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul sedang berkonsultasi kepada Pemerintah Pusat, agar anak-anak usia enam tahun hingga 12 tahun bisa segera divaksin.

“Sekarang kan vaksinasi belum dilakukan untuk anak-anak itu, dan nyatanya sudah ada klaster di SD, sementara anak-anak SD belum divaksin, sehingga bagaimana ini diupayakan,” ujarnya di bantul, Sabtu (27/11).

BACA JUGA:  Bertambah Lagi, 36 Orang Terkonfirmasi Positf COVID-19 di Bantul

Selain itu, dirinya menyatakan akan berupaya melanjutkan kegiatan vaksinasi COVID-19 hingga mencapai 100 persen dari total sasaran 830 ribu masyarakat Bantul.

“Yang penting bahwa vaksinasi harus dilanjutkan sampai 100 persen, dan sekarang ini posisi sudah 84 persen untuk dosis pertama,” tuturnya.

BACA JUGA:  Mantul, Bantul Raih Penghargaan Penanganan Kasus COVID-19 Terbaik

Menurutnya, vaksinasi merupakan langkah penting dalam pengendalian pandemi COVID-19.

Hal itu terbukti, yang terinfeksi COVID-19 dilaporkan tidak memiliki gejala.

BACA JUGA:  Kasus COVID-19 di Bantul Tambah 14, Kasus Aktif jadi 92 Orang

“Kalau berdasarkan rumus 'herd immunity' itu 70 persen untuk vaksinasinya. Bantul sudah mencapai itu sejak sebulan lalu. Tetapi kita ingin 100 persen, kecuali memang yang komorbid-komorbid (ada penyakit penyerta) yang tidak bisa divaksin,” ucapnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya