Psikolog: Kegiatan Mendongeng Ransang Kreativitas dan Kecerdasan

Psikolog: Kegiatan Mendongeng Ransang Kreativitas dan Kecerdasan - GenPI.co JOGJA
Sejumlah siswa mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) hari kedua di SDN 03 Duri Kepa, Kebon Jeruk , Jakarta Barat,, Rabu (1/9/2021). ANTARA/Walda Marison/aa.

GenPI.co Jogja - Psikolog klinis, Ratih Ibrahim mengatakan aktivitas mendongeng yang mengeratkan hubungan orangtua dan buah hati akan menorehkan kenangan manis untuk anak kelak.

"Mendongeng jadi momen menyenangkan bersama Bunda Ayah yang akan ia kenang sampai usia dewasanya nanti," kata Ratih, Kamis, 2 September 2021.

Dia menjelaskan, mendongeng adalah kegiatan stimulasi tepat dan asik untuk optimalkan seluruh dimensi tumbuh kembang anak. Membacakan dongeng rakyat Indonesia juga akan membantu anak mengenal dan mengapresiasi budaya.

Mendongeng memiliki banyak manfaat bagi anak, diantaranya dapat membantu anak memperkaya kosa kata, meningkatkan rasa percaya diri, dan membantu mempelajari bahan bacaan yang lebih sulit.

Studi menunjukkan adanya korelasi mendongeng dengan pembentukan nilai moral dan karakter. Melalui dongeng, orangtua memberikan afirmasi positif nilai-nilai kehidupan yang membantu memastikan tumbuh kembang anak yang optimal.

Nestlé DANCOW menghadirkan kembali Dongeng Aku dan Kau dengan tema “Indonesia Mendongeng” yang mengangkat dongeng asli Indonesia yang kaya dengan nilai nilai budaya Indonesia yang penting untuk diperkenalkan kepada anak.

Brand Manager DANCOW Nutritods, Lydia Sahertian, mengatakan Nestlé DANCOW percaya bahwa stimulasi sejak dini sangat penting dan mendongeng kepada Si Buah Hati memberikan manfaat positif bagi kemampuan kogntif, bahasa, emosional, dan perilaku sosial anak.

"Karenanya, kami kembali menghadirkan Dongeng Aku dan Kau dengan dongeng-dongeng asli Indonesia yang sangat disukai anak-anak seperti Kancil dan Kerbau, Pangeran Palasara dan Kluntung Waluh," ujar dia.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya