Alasan Vaksinasi Booster, BPOM: Kadar Antibodi Turun Signifikan

Alasan Vaksinasi Booster, BPOM: Kadar Antibodi Turun Signifikan - GenPI.co JOGJA
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito memberikan keterangan pers disela meninjau vaksinasi COVID-19 booster bagi lansia dan ASN Pemda DIY di Jogja Expo Center (JEC) Kabupaten Bantul, DIY, Sabtu (15/1/2022). (FOTO: ANTARA/HO-Tim Humas BPOM)

GenPI.co Jogja - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Penny K. Lukito mengungkap alasan harus dilakukan pemberian vaksin booster usai vaksinasi primer lengkap.

Penny menyebut imunogenisitas mengalami penurunan seiring berjalannya waktu usai vaksinasi primer lengkap.

Bahkan penurunan kadar antibodi ini bisa mencapai di bawah 30 persen, usak enam bulan vaksinasi primer.

BACA JUGA:  Besok, Lansia Komorbid di Kota Yogyakarta Divaksin Booster

“Penurunan kadar antibodi signifikan, setelah enam bulan penyuntikan vaksin primer,” katanya dikutip dari Antara, Minggu (16/1).

Hal tersebut dikatakan Penny saat melakukan kunjungan vaksinasi dosis ketiga di Jogja Expo Center (JEC), Kabupaten Bantul pada Sabtu (15/1).

BACA JUGA:  Capaian Vaksinasi Anak di Kota Yogyakarta Tembus 81,5 Persen

Penny mengungkapkan vaksinasi booster sebagai penguat yang diberikan kepada sasaran di JEC itu memakai jenis AstaraZeneca.

Vaksin itu didistribusikan oleh Instalasi Farmasi Pemerintah (IFP) Pemda DIY.

BACA JUGA:  Pelaku Wisata di Yogyakarta Diusulkan Segera Divaksin Booster

Dalam kunjungan ke Yogyakarta, Penny juga melakukan pengawasan vaksinasi anak yang digelar di SD Budya Wacana, Kota Yogyakarta.

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Berita Selanjutnya