Bupati Sleman Berambisi Jadikan Senam Sleman Bangkit jadi Ikon

Bupati Sleman Berambisi Jadikan Senam Sleman Bangkit jadi Ikon - GenPI.co JOGJA
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo saat mengikuti sosialisasi Senam Sleman Bangkit yang diselenggarakan Perwosi Sleman di Desa Wisata Banyusumilir, Sabtu (4/12/2021). (Foto: ANTARA/HO-Pemkab Sleman)

GenPI.co Jogja - Bertempat di Desa Wisata Banyusumilir Outbound dan Perkemahan, Purwobinangun, Pakem, Sleman, Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kabupaten Sleman memberi sosialisasi Senam Sleman Bangkit.

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo mengatakan sosialisasi tersebut untuk “nguri-nguri” (merawat) budaya lewat gerakan senam.

Kustini juga mengharapkan Senam Sleman Bangkit bisa meningkatkan kesehatan masyarakat Sleman.

BACA JUGA:  Ajak Hidup Sehat, Pemkab Sleman Ciptakan Senam 'Sleman Bangkit'

“Saya berharap peserta bisa mengajarkan gerakan ke masyarakat, sehingga bisa jadi ikon senam Kabupaten Sleman,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Perwosi Sleman, Siti Baroroh mengatakan, sosialisasi kali ini merupakan yang keempat setelah dilakukan di Ngemplak, Cangkingan, dan Ngaglik.

BACA JUGA:  Tegakkan Keadilan, Wabup Sleman Harap Advokat Punya Integritas

Siti mengatakan, Senam Sleman Bangkit merupakan pengembangan dari Senam Sleman Sembada.

Senam ini, lanjutnya, memadukan gerakan tarian Kubro Siswo dan Jathilan dengan gerakan senam.

BACA JUGA:  Saluran Pipa Rusak, Pemkab Sleman Kirim Air Bersih ke 9 Dusun

“Kami sudah merevisi gerakan dan musik dari senam sebelumnya, jadi senam ini lebih energik dengan durasi delapan menit,” jelasnya.

Tonton video ini:

Berita Selanjutnya