GenPI.co Jogja - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko akan memberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Candi Prambanan, Kabupaten Sleman.
Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan di Jalan Yogyakarta-Solo.
Marketing & Sales Vice President PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Pujo Suwarno mengatakan rekayasa lalu lintas akan dilakukan di jalur masuk dan keluar Candi Prambanan.
“Semoga tidak sampai terjadi kemacetan parah di Jalan Yogyakarta-Solo,” katanya dikutip dari Antara, Minggu (1/5).
Arus kendaraan turis akan dibuat terpisah antara yang masuk dengan keluar area parkir dan hanya berlaku satu arah nantinya.
Pujo mengungkapkan pintu masuk kendaraan ke Candi Prambanan hanya dari arah barat atau Yogyakarta.
Sedangkan untuk turis dari arah Klaten atau Solo harus memutar terlebih dahulu, yakni melewati Pasar Prambanan, kemudian mengambil Jalan Prambanan-Piyungan.
Selanjutnya belok kanan masuk arah Jalan Yogyakarta-Solo ke timur.
“Sama seperti kendaraan yang dari arah Yogyakarta, Jadi ambil ruas paling kiri untuk masuk ke Candi Prambanan,” tuturnya.
Sedangkan untuk kendaraan keluar akan melalui Jalan Candi Sewu. Kemudian belok ke arah kiri.
“Selanjutnya yang ingin ke arah Yogyakarta bisa ambil ke kiri, dan ke Solo bisa belok kanan,” ujarnya.
Pujo menambahkan skenario rekayasa lalu lintas ini dilakukan dengan berkoordinasi pihak terkait, baik itu Polres Sleman, Klaten, mapun Dinas Perhubungan DIY dan Jateng.
“Kami prediksi tingkat kunjungan ke Cnadi Prambanan akan mengalami peningkatan saat libur lebaran,” ucapnya. (ant)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News