PMK Masuk di Sentra Ternak Bantul, Total 13 Ekor Positif

02 Juni 2022 18:00

GenPI.co Jogja - Setidaknya 13 ekor ternak positif penyakit mulut dan kuku atau PMK di Kabupaten Bantul.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul Joko Waluyo mengatakan pihaknya melakukan pengambilan sampel dari 88 ekor ternak untuk diuji ke laboratorium Balai Besar Beveriner Wates.

Dari jumlah sampel yang diambil tersebut baru ada 13 yang keluar dan hasilnya positif.

BACA JUGA:  51 Ternak di Gunungkidul Suspek PMK, Lokasinya Tersebar

“Sisanya ada 75 sampel yang suspek. Memperhatikan gejalanya mengarah pada PMK,” katanya, Kamis (2/6).

Joko mengungkapkan ternak yang positif dan suspek tersebut tersebar di dua kecamatan yakni Banguntapan dan juga di Pleret.

BACA JUGA:  Dosen UGM Sebut PMK Penyakit Akut dan Sangat Menular

Dia menyebut petugas juga terus melakukan pengobatan bersama BBVet Wates terhadap ternak yang positif maupun suspek.

Joko mengatakan temuan kasus PMK itu salah satunya di sentra ternak Bantul yang berada di Desa Segoroyoso, Pleret.

BACA JUGA:  Temuan Ternak Positif PMK di Kulon Progo Semakin Meluas

Joko menyampaikan di desa tersebut terdapat banyak jagal atau tempat penyembelihan, sehingga perputaran ternaknya cepat.

“Ternak-ternak itu dari Bantul. Ternak lama yang ada di kandang kelompok,” ujarnya.

Adapun untuk upaya pencegahannya dilakukan penyemprotan di kandang ternak yang dilakukan oleh berbagai pihak seperti BPBD, UGM, dan BBVet Wates.

“Untuk obat menipis, disinfektan menipis. Kami minta BPBD, UGM dan BBVet Wates untuk disinfektan dan obat,” ucapnya. (ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Ridho Hidayat

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JOGJA