Binda DIY Gelar Vaksinasi Massal, Targetkan Warga Belum Vaksinasi

03 November 2021 18:30

GenPI.co Jogja - Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggandeng Dinas Kesehatan di seluruh DIY, menyisir warga yang belum divaksin COVID-19.

Salah satunya dengan vaksinasi massal di SMK Muhammadiyah Prambanan, Sleman.

Koordinator Binda DIY, Adi Riyanto mengatakan, vaksinasi massal itu bertujuan untuk mengejar warga yang belum divaksin sekitar 12,8 persen dari 87,2 persen di Sleman.

BACA JUGA:  Disdikpora Gunungkidul: Meski Anak Sudah Vaksin Tetap Jaga Prokes

"Ada kendala terkait dengan sasaran, sehingga programnya harus 'door to door', karena masyarakat sudah merasa tervaksin sehingga kita harus menyisir mana yang belum tervaksin. Ini kita mengumpulkan data bagi pelajar maupun masyarakat di sekitar SMK Prambanan," sebutnya melansir Antara, Rabu (3/11).

Menurutnya, vaksinasi massal di SMK Muhammadiyah Prambanan merupakan perwakilan seluruh sekolah se-Kecamatan Prambanan, Sleman.

BACA JUGA:  Capaian Baru 70 Persen, Gunungkidul Vaksinasi di Pesisir Selatan

Para pelajar dan keluarga yang belum divaksin dosis satu dosis dua dikumpulkan di SMK tersebut.

"Jadi seluruh pelajar SMA dan SMK kemudian SMP yang belum vaksin itu dimasukkan di sini semua, termasuk masyarakat. Untuk target sasaran vaksinasi hari ini adalah 220an orang. Jadi kita mengejar target, dan juga semoga PTM (pembelajaran tatap muka) berjalan aman," ungkapnya.

BACA JUGA:  Percepat Vaksinasi, Pemprov DIY Dorong Kolaborasi antar Instansi

Hingga saat ini, kolaborasi Binda DIY dengan Dinkes sudah menjangkau sekitar 30 ribu dosis dan tersisa 6.000 dosis yang terus dilakukan pada November ini.

"Kita selalu mendorong untuk percepatan vaksinasi agar kita bisa menjaga masyarakat Indonesia tetap sehat. Kita berharap dengan program Indonesia Sehat, Indonesia hebat dan kolaborasi dengan Dinkes ini bisa segera tercapai kekebalan kelompok," ujarnya.

Ia mengklaim, lewat kolaborasi tersebut, Provinsi DIY sudah melampaui target vaksinasi yang diberikan Presiden RI Joko Widodo sebesar 70 persen.

"Dan insyaAllah di Sleman sudah mencapai hampir 100 persen sampai November," katanya. (Ant)

Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News

Redaktur: Budi Yuni Harto

BERITA TERKAIT

Copyright © 2024 by GenPI.co JOGJA