GenPI.co Jogja - Gelandang serang PSS Sleman Eduardo Jose Barbosa atau Juninho memilih pengobatan dengan cara sportvis injection untuk mempercepat penyembuhan cederanya.
Pemain asal Brasil tersebut mengalami cedera berupa robekan pada otot adduktornya sekitar 2 centimeter.
Dokter tim PSS Feras Ardiles Muhammad mengatakan Juninho mengalami cedera saat tim melawan Persebaya.
Dia mengambil gerakan sprint explosive bukan karena benturan. Setelah kejadian tersebut, dua hari kemudian tim medis melakukan MRI.
“Didapatkan robekan pada otot adduktornya sepanjang kurang lebih 2 cm,” kata Feras dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/2).
Feras mengungkapkan Juninho telah diberikan pilihan pengobatan, yakni sportvis injection dan platelet rich plasma (PRP) injection.
Sportvis memiliki kelemahan yaitu, jaringan otot baru tidak elastis ketika proses penyembuhan alamiah. Namun dalam waktu 6 minggu pemain bisa kembali ke lapangan.
Sedangkan untuk metode PRP Injection proses pemulihannya lebih lama dan berimplikasi pada proses jangka panjang, sehingga lebih bagus untuk tubuh pemain.
Feras mengatakan Juninho lebih memilih memakai Sportvis Injection karena masih ingin membela PSS hingga akhir musim.
“Proses injeksi akan kami lakukan secepatnya agar pemulihannya lebih cepat,” ucapnya. (*)
Silakan baca konten menarik lainnya dari GenPI.co di Google News